Sablon Raster Separasi Adalah Serta Kelebihan & Kekurangannya

Sablon raster adalah sebuah teknik dalam dunia sablon yang terkenal dengan kemampuan hebatnya. Di mana menggunakan teknik ini, gambar dengan desain yang rumit bisa dicetak atau disablon ke permukaan kaos.

Peminat metode ini tentu saja ada, apalagi bagi peminat kaos sablon dengan gambar yang memberikan kesan nyata atau riil. Untuk itu, Anda perlu mengetahui informasi lengkap mengenai teknik sablon satu ini.

Sablon Raster Adalah

Mengenal Sablon Raster Adalah

Jika asing dengan dunia sablon, maka Anda kemungkinan baru pertama kali mendengar istilah ini. Sablon raster merupakan salah satu teknik yang ada di dalam proses melakukan sablon.

Di mana metode ini juga dikenal sebagai teknik separasi. Teknik ini merupakan metode cetak dengan menggabungkan bermacam warna di dalam proses sablonnya.

Beberapa warna yang dimaksud dalam penggabungan ini antara lain warna Cyan (C), Magenta (M), Yellow (Y) atau kuning, dan Black (K). Kombinasi ini sering disebut sebagai warna CMYK.

Perpaduan atau kombinasi dari keempat warna ini dapat menghasilkan lebih banyak warna yang nantinya akan membentuk pola-pola di dalam sablon.

Perlu diketahui bahwa warna cyan merupakan warna yang visualnya biru kehijauan. Sementara itu warna magenta adalah perpaduan dari merah dan ungu.

Sablon Raster Adalah

Desain pada sablon raster adalah berupa gambar yang didapatkan melalui banyak dot-dot kecil serta gradasi warna. Teknik sablon ini sangar cocok digunakan dalam membuat desain rumit serta full color, misalnya sebuah foto.

Anda dapat menggunakan aplikasi edit foto atau gambar di perangkat komputer ketika membuat desain gambar.

Agar hasil sablonan dapat dianggap berhasil, ada kriteria yang harus dipenuhi. Pertama adalah mengenai resolusi gambar dalam sablon raster adalah minimal 300 dot per inci dan frekuensinya sekitar 33 hingga 55 line per inci.

Kriteria kedua yaitu mengenai kerapatan screen. Biasanya kerapatan screen untuk menyablon kaos adalah 62 hingga 77 T. Terakhir mengenai ukuran bingkai, dapat disesuaikan saja seperti ukuran kaos yang akan disablon.

Ketika menggunakan teknik ini, bisa menggunakan beberapa tinta. Namun tinta yang memiliki karakteristik transparan merupakan opsi terbaik, karena sifatnya dapat mempengaruhi antar lapisan warna.

Beberapa contoh tinta umum yang biasa digunakan adalah tinta extender, rubber transparan, serta superwhite.

BACA JUGA: Sablon DTG, Direct to Garment

Sablon Raster Adalah

Kelebihan dan Kekurangan Sablon Raster

Seperti teknik penyablonan lainnya, sablon raster adalah teknik yang juga memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri. Sehingga Anda harus mempertimbangkan kedua hal tersebut sebelum memutuskan menggunakan tekniknya atau tidak.

  1. Kelebihan

Beberapa kelebihan jika menggunakan teknik sablon satu ini antara lain:

  • Kelebihan pertama adalah kapasitas atau kemampuan dalam mencetak gambar dengan detail-detail yang kecil. Sehingga penggunaan warna dalam teknik ini akan menjadi lebih maksimal.
  • Permukaan gambar pada hasil sablonan akan halus dan lembut.
  • Tahan lama. Gambar hasil cetakan dari proses ini lebih awet sehingga bisa digunakan dalam jangka waktu panjang.
  • Warna akan meresap ke dalam serat kain jika menggunakan tinta superwhite.
  1. Kekurangan

Tidak hanya poin positif, ada juga poin negatif jika menggunakan teknik ini. Beberapa kekurangan sablon raster adalah sebagai berikut:

  • Kemampuan desain gambar dari desainer harus mumpuni. Apabila hasil desain gambar tidak bagus, hasil sablonan pada kaos dapat terlihat norak bagi mata konsumen.
  • Modal cukup banyak. Hal ini karena di dalam prosesnya membutuhkan banyak sekali cat, sehingga biaya otomatis meningkat. Terlebih jika kaos polos yang akan disablon terbuat dari bahan berkualitas tinggi, maka harganya juga lebih mahal.
  • Sedikit sulit ditangani. Seperti poin pertama, keterampilan desainer menjadi penentu utama agar hasilnya bagus. Sehingga tidak bisa sembarang orang mengerjakannya.

BACA JUGA: Sablon Digital Transfer Film

Cara Melakukan Perawatan pada Hasil Sablonan

Perawatan terhadap hasil sablon raster merupakan aspek penting agar kaos awet, sablonannya tidak mengelupas, dan warnanya tetap bagus seperti hasil awal. Beberapa langkah dalam perawatannya antara lain:

  1. Jangan Lama Merendamnya

Ketika merendam kaos, usahakan agar waktu perendamannya tidak lebih dari satu jam dan gunakan deterjen secukupnya saja. Hal ini karena deterjen dapat membuat hasil sablonan pada baju lebih cepat rusak atau retak.

  1. Jangan Menyikat Sablonan Kaos

Ketika mencuci, jangan pernah menyikat hiasan sablon pada pakaian karena dapat merusaknya. Selain itu hindari juga mengucek pada bagian yang memiliki sablon atau memerasnya dengan kuat, karena hal ini dapat merusak pori-pori dari pakaian.

  1. Cuci Manual

Sebaiknya hindari mencuci menggunakan kaos, lebih baik menggunakan tangan saja. Pengaruh mencuci dengan mesin cuci pada sablon raster adalah pakaian lebih cepat rusak, warna mudah luntur, sablonan terkelupas, serta memuat pori-pori pakaian lebih kasar.

Penyebab risiko ini adalah ketika proses menggunakan mesin cuci, maka akan terjadi penarikan, perputaran, hingga gesekan pada kaos dengan pakaian lainnya.

  1. Jemur Terbalik

Agar warna sablonan tidak cepat pudar karena terkena cahaya matahari, maka jemurlah secara terbalik.

  1. Setrika Ketika Kering Saja

Jangan menyetrika ketika keadaan pakaian masih basah, karena dapat membuat hasil sablonan rusak dan terkelupas.

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, teknik ini bagus sekaligus membutuhkan perhatian lebih. Oleh karena itu sablon raster adalah teknik yang membutuhkan kecermatan Anda dalam membuat sablonan ataupun merawat pakaiannya.